Kapolsek Sambas dan Bintara Penggerak Dukung Program “1 Desa 1 Hektar” Penanaman Jagung di Desa Gapura.
Sambas, 12 November 2025 — Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan “1 Desa 1 Hektar”, Pemerintah Desa Gapura, Kecamatan Sambas, melaksanakan kegiatan penanaman benih jagung pangan di lahan seluas 1 hektar yang merupakan aset Desa Gapura.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh berbagai unsur, antara lain Camat Sambas, Kapolsek Sambas, Kepala Desa Gapura, Ketua dan anggota BPD Gapura, PPL Desa Gapura, Bintara Penggerak Desa, Pendamping Desa, pengurus BumDes, serta 20 orang anggota kelompok tani jagung setempat.
Kapolsek Sambas dalam kesempatan tersebut menyampaikan dukungan penuh terhadap program pangan desa yang diharapkan dapat memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat. “Kegiatan seperti ini bukan hanya menanam jagung, tetapi juga menanam semangat gotong royong dan ketahanan pangan di tingkat desa,” ujarnya.
Lahan yang digunakan merupakan lahan baru kategori kering, dengan metode tanam monokultur, dan memiliki akses jalan serta sumber air yang mudah dijangkau. Berdasarkan data lapangan, lahan tersebut tergolong subur dengan kandungan bahan organik tinggi, seperti humus, kompos, dan pupuk hijau alami.
Kegiatan ini dilaksanakan oleh Kelompok Tani Sari Indah Makmur, yang diketuai oleh Yudistira A.Md.Kom, warga Dusun Sei Puguk, Desa Gapura. Penanaman dilakukan menggunakan bibit jagung varietas Syngenta NK6172 jenis Hybrida sebanyak 20 kilogram, dengan estimasi panen pada 12 Februari 2026.
Program ini menggunakan anggaran desa sebesar ± Rp46.800.000, yang dialokasikan untuk mendukung sarana dan prasarana pertanian, seperti penyediaan bibit, pupuk, dan pengairan.
Meskipun belum memiliki alat mesin pertanian (Alsintan), kelompok tani dibantu oleh Bintara Penggerak Desa dan pendamping desa dalam proses pengolahan lahan.
Camat Sambas menyampaikan apresiasinya kepada seluruh pihak yang terlibat, terutama peran aktif Kapolsek Sambasdan jajarannya dalam memberikan dukungan keamanan serta motivasi bagi petani. “Sinergi antara pemerintah desa, kepolisian, dan masyarakat sangat penting dalam mewujudkan ketahanan pangan lokal,” ujarnya.
Program “1 Desa 1 Hektar” ini diharapkan menjadi contoh keberhasilan kolaborasi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam mengoptimalkan potensi lahan desa untuk ketahanan pangan berkelanjutan di Kabupaten Sambas.